Bangkinang Kota - Seminar Kejayaan Kampar ini dibuka resmi oleh Pj Bupati Kampar Sekaligus Narasumber H. Hambali, SE, MBA, MH, Mantan Bupati Kampar Periode 1986-1996 Shaleh Djasit, Rektor Umri Saidul Amin, dan dihadiri oleh Pj Sekda Kampar Ramlah, M.Si, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kampar Dr. Yuli Usman selaku moderator seminar, Wakil Ketua DPRD Kampar Iib Nurshaleh, Forkopimda, Sejarawan, Lembaga Pendidikan serta seluruh Kepala OPD, Camat Se Kabupaten Kampar, ninik Mamak, alim Ulama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarkaat, mahasiswa, dan tamu undangan lainnya yang diselenggarakan di Balai Bupati Kampar (Rabu, 05/02/2024).
Dalam sambutannya, Pj Bupati Kampar Hambali menegaskan pentingnya memahami sejarah sebagai fondasi dalam membangun daerah yang lebih maju.
“Kejayaan masa lalu harus menjadi inspirasi bagi kita untuk terus berinovasi dan berkembang. Kita harus mengambil pelajaran dari sejarah, menyesuaikannya dengan tantangan masa kini, dan merancang masa depan yang lebih baik,”ungkapnya.
Ia juga mengatakan, seminar ini merupakan momentum berharga bagi kita untuk merenungkan kembali sejarah kejayaan Kampar di Masa Lalu, Mengevaluasi Kondisi Kampar saat ini dan Merumuskan Visi serta Strategi untuk meraih kejayaan Kampar di Masa Depan.
“Karena Kampar pernah mencapai kejayaan peradaban yang ditandai dengan masih kokoh nya muara takus saat ini, bahkan Kampar pernah mempertahankan Kemerdekaan dan Menjadi Tempat Perundingan PBB yang dikenal Komisi Tiga Negara (KTN).”ungkapnya.”
Melalui seminar ini saya berharap dan menghimbau kepada masyarakat yang memiliki naskah kuno untuk didaftarkan di Dinas Perpustakaan agar nantinya naskah tersebut di data dan dipelajari serta diselamatkan keberadaannya.
“Saya harapkan kedepannya Eksplorasi terhadap sejarah kampar dapat lebih ditingkatkan hingga Kampar nantinya dapat dikenal dunia.”tutupnya.”
Dalam laporannya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kampar Dr. Yuli Usman mengatakan Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk lebih menguatkan literasi sejarah dan menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air di tengah masyarakat, mengenalkan kembali kepada generasi muda bahwa kampar memiliki sejarah yang tidak kalah hebat dengan daerah lain, sejarah juga dapat dijadikan acuan untuk mengambil arah kebijakan dan menciptakan manfaat positif.
“Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar sejauh ini telah mengupayakan membangun Literasi masyarakat melalui beberapa program inovasinya, diantaranya Gerakan Literasi Untuk Kesejahteraan Kampar Maju (GELIATKAMU), Kemudian dengan inovasi satu desa satu pustaka (ONE VILAGE ONE LIBRARY), selanjutnya Gerakan Menyumbang Buku (Gerbangku) dan Gerakan Seribu Penulis Kampar (GESAPENA) yang sudah menghasilkan karya berupa buku Sejarah Kampar yang murni ditulis oleh Penulis Kampar “ungkapnya.”
Ia juga berharap, Pemahaman terhadap literasi sejarah meningkat dan menjadikan kampar lebih baik.
Sebelum dimulainya diskusi, Pj.Bupati Kampar bersama Kadispersip Menyerahkan Buku Tentang perjuangan Masyarakat Kampar dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia dari Agresi Militer Belanda Kepada Narasumber yang di tulis oleh penulis Kampar.
Selanjutnya, Diskusi dan berdialog bersama dengan 3 Narasumber Mantan Bupati Kampar Periode 1986-1996 Shaleh Jasit, Rektor UMRI Saidul Amin dan Pj Bupati Kampar H. Hambali, SE, MBA, MH dengan Tema Kejayaan Kampar Masa Lalu, Masa Sekarang dan Masa Depan .